#STORYTIME - Catatan Pendek Sebuah Penerimaan
Segala sesuatunya, adalah mengenai sebuah penerimaan.
Tidak semua orang berani mengambil resiko. Tidak semua orang bisa mengatakan apa yang ada dalam pikirannya. Dan tidak semua orang mampu menerima kenyataan, dengan pertengkaran hebat yang telah terjadi dalam kepalanya begitu lama.
Ada yang teramat sangat ingin Kau jaga, yang sangat sangat ingin Kau pertahankan, tapi tidak bisa. Dunia ini bekerja diluar kendali. Sekeras apapun Kau berusaha, dunia ini akan tetap berputar sebagai mestinya―tetap menjalani apa yang seharusnya memang terjadi. Kau tidak bisa menggenggam sesuatu yang ingin terbang bebas, tidak bisa menahan apa yang ingin menyelam lebih jauh dan dalam. Dan disaat itulah, sebuah penerimaan yang tulus, seharusnya Kau lakukan.
Biarkan Ia bernafas. Biarkan Ia berjalan-jalan menikmati sisi indah Dunia ini sesukanya. Biarkan Ia bermain-main dengan hidupnya. Biarkan Ia seperti itu, berikan Dia ruang untuknya.
Terimalah, bahwa pada kenyataannya―lagi-lagi, Kau harus berhenti di ujung jalan yang memiliki dua arah yang berbeda.
Terimalah, bahwa jalan yang Kau inginkan, bukanlah yang Ia pilih sebagai jalan menuju masa depan yang Ia impikan.
Terimalah, bahwa ada hal-hal di dunia yang tidak bisa Kau paksakan, di mana Kau harus mengalahkan egomu untuk kebaikannya, dan untuk kebaikanmu juga.
Terimalah, bahwa bahagianya tidak ada padamu, bahwa bukan Kau yang sedang Ia kejar saat ini.
Terimalah, bahwa mungkin saat ini, bukanlah waktu yang tepat untukmu. Bersabarlah lagi, tunggulah sedikit lagi.
Berjanjilah Kau akan tetap bak-baik saja. Kau akan tetap belajar dengan amat sangat baik, mungkin lebih baik dari sebelum malam ini. Berjanjilah Kau akan tetap bermimpi setinggi-tingginya, untukmu, keluargamu, untuknya juga. Buat Ia bangga padamu. Buat Ia merasa bahwa Kau benar-benar menjaga janjimu.
Siapkan tempat untuknya.
Berusahalah lagi.
Belajarlah lebih baik.
Bersabarlah sedikit lagi.
Ingatlah segala hal yang terjadi malam ini,
jaga segala hal baik yang Ia tanamkan.
Buktikan padanya,
Tersenyumlah,
Terimalah dengan rendah hati.
/bellavir/
Comments
Post a Comment