Akan Kuceritakan Padanya

Dan dari sekian banyak hal
Ada yang kerap kali terpikirkan olehku,
yang menakutkanku setengah mati,
Bahwa suatu hari,
Kau akan menjadi sebuah kisah
yang kuceritakan pada anak gadisku


ketika Ia meringkuk di bawah selimut dan patah hati,

ketika Ia belum memasukan makanan apapun
ke dalam mulutnya beberapa hari ini,

dengan pesan suara darinya yang diulang-ulang,

 yang membuatnya tak mampu tertidur
karena ucapan "selamat tinggal" 
yang melayang-layang di udara,

dan detak jantung yang menyakitinya
setiap kali gadisku mencoba
untuk menutup matanya


Dan Aku akan naik ke atas tempat tidurnya,
dan Ia akan menyandarkan kepalanya di pangkuanku,
dan Aku akan membelainya secara perlahan,
berusaha mengusir pikirannya jauh-jauh,

lalu Ia akan menangis
membasahi pakaianku,
kemudian akan kumulai ceritakan padanya,
tentang laki-laki yang kutemui 
ketika usiaku menginjak delapan belas tahun

Kau,
laki-laki yang amat sangat baik,
yang  mengajariku banyak hal,
yang kuceritakan dalam puisi-puisiku,
yang kukira akan selalu ada di sana,
namun ternyata pada akhirnya,
tetap pergi meninggalkanku jauh di belakang


Dan akan kuceritakan padanya,
bagaimana sakitnya Aku saat itu,

sakit sekali,
hingga hampir saja membuatku putus asa

sakit sekali,
hingga hampir saja mambuatku 
mengurung diri berhari-hari

sakit sekali,
hingga hampir saja membuatku membakar
semua puisi-puisi milikku 
yang kubuat untukmu 
tanpa sisa


Dan akan kuceritakan padanya,
bagaimana segalanya akan menjadi lebih baik,
bagaimana semua itu berhenti menyakiti,
bagaimana Kau tidak punya pengaruh apapun lagi terhadapku
bagaimana Aku mampu hidup kembali setelahnya


Tapi,
akan ada yang takkan kuceritakan padanya,
tentang bagaimana Kau masih saja hadir
dalam kilatan-kilatan hidupku,

yang mungkin sudah melekat
dan sulit untuk hilang,

yang mungkin masih sering muncul
karena masih juga ada sisa-sisa harapanku
yang belum sempat kubakar






sepenuhnya.





/bellavir/

Comments

Post a Comment

Popular Posts