Secangkir Nostalgia
Selalu ada rasa dariku untuk hujan
Jatuh dari langit, ke atap, lalu ke tanah
Memperdengarkan ritme konstan yang menina-bobo-kan
Yang kadang kubenci karena Ia menjebak
Membuatku diam,
Tak mengizinkan tubuh ini basah olehnya
Yang kadang menarik diri ini kembali ke masa lalu
Memaksa mengingat segala yang sudah terkubur dalam
Nostalgia.
Yang kadang derasnya seperti suara yang berbicara
Bertengkar di dalam pikiranku
Dan tak mau kalah
Hal terbaik untuk dilakukan ketika hujan,
adalah tetap membiarkannya turun
Ku harap Kau baik,
Berada di dalam rumah,
Mengenakan mantel hangatmu,
Mungkin dengan secangkir teh hangat,
dan Dia di sisimu.
/bellavir/
Comments
Post a Comment