Segera
Ketika tangis yang tak terhentikan
dan,
segala rasa rindu berkecamuk dalam hati
menjadi satu,
menjadi teraduk-aduk,
Ku pastikan sesuatu dalam dirimu
akan ikut bergetar bersamanya
Aku marah pada keadaan,
yang membuat tubuh ini tidak mampu bergerak mendekat
mendatangimu,
membawakanmu lembaran lembaran kertas,
berisikan kata-kata yang kurangkai selama puluhan hari kemarin
dengan maksud,
untuk memberitahumu bahwa;
segalanya akan baik-baik saja,
Kau akan selalu baik di dalam lindungan-Nya
Untuk segala hal yang kau lewati,
Jalan yang berliku,
naik dan turun,
duri-duri kehidupan yang melukaimu,
dan hal lainnya yang sempat membuatmu ingin berhenti,
Bertahanlah,
Berdirilah, dan mari berusaha lagi
Percayalah ketika kukatakan bahwa,
Kita pernah berada pada sambungan telepon genggam,
bertukar gelombang suara,
yang mana pada saat itu,
gelombang suaramu bergerak lebih besar dan cepat
sedangkan aku,
hanya menghasilkan gelombang kecil, lambat, dan pendek
Mengapa?
Karena aku tidak bisa,
tidak ingin Kau mendengar ku terisak
menahan rasa rindu dan ego yang tak bisa lagi dibedakan
untuk tidak memaksamu datang kemari
Mengapa?
Karena aku tahu,
aku mengerti bahwa di sana,
ada yang sedang kau perjuangkan
untukmu,
untuk masa depanmu,
untuk semua mimpi-mimpi milikmu
Aku terisak,
memohon pada-Nya dengan amat sangat
untuk selalu melindungimu,
menjaga,
membangunkan,
untuk selalu memberikanmu kesempatan yang lain,
membantumu untuk kembali berdiri,
disetiap kali kau terduduk kelelahan
Aku memohon,
karena Aku tahu aku tidak mampu hadir disetiap perjalananmu,
berdoa agar kau selalu punya kekuatan,
untuk berjalan beberapa langkah lagi
Dan karena Aku percaya yang entah bagaimana caranya,
Kau akan melewati garis akhirmu,
Segera.
/bellavir/
Comments
Post a Comment