Sejadi-jadinya Jatuh Cinta


Aku tahu, sehampa apa pun hati yang kosong menjalani hari tanpamu, ada kekuatan nyata yang mengalir bersamaan dengan darah dalam tubuh yang menjagaku untuk tetap hidup dan bertahan.
Mungkin lain waktu, kau bisa benar-benar merasakan hangat dan kebahagiaan dalam lingkup udara yang sama sepertiku, hingga aku tak perlu lagi hanya membayangkan sosok bijaksananya dirimu di antara semua ini.
Tolong biarkan diri ini tenggelam dalam gelisahnya kerinduan yang hampir tak tertahankan. 
Kau bisa terbang ke sana kemari sesukamu seperti apa yang selalu kau lakukan. 
Tapi aku akan tetap jatuh cinta sejadi-jadinya padamu. 
Seperti apapun, sejauh apapun. 
Semoga selalu seperti itu.
Selalu ada rasa percaya yang masih kugenggam erat tanpa ragu atas rasa yang berpikir bahwa kau takkan pergi kemana-mana, bahwa kau akan kembali, bahwa dunia kita masih ada.
Dari malam dengan dingin yang menusuk hingga terik matahari dengan peluh yang dibuatnya, hanya kehadiranmu yang kuharapkan. 
Ada amarah yang kadang masih menyelimuti egoku.
Aku ingin jawaban atas mengapa aku harus selalu menunggu dan berpura-pura hal tersebut tidak mengganggu hari yang kujalani.
Ada rasa sakit di sana.
Seperti layaknya tangan yang menggapai awan, ingin, tapi tak sampai.
Mungkin lain kali, mungkin lain kali, ulangku.

Mungkin untuk saat ini, jatuh cinta seperti ini yang bisa membuatku bertahan begitu lama, bersama naik turunnya rasa, jauh dekatnya jarak, dan hal-hal lainnya di antara kita.

Dan hingga hari ini, 
dunia terus menerus berputar dan aku juga masih terus berpusat padamu.




Mungkin benar perihal aku yang sudah jatuh cinta sejadi-jadinya,


jatuh cinta padamu.





/bellavir/

Comments

Popular Posts