Hari Sebelum Kemarin

Mereka bilang,
Kau tega menyakiti,
agar segalanya terasa lebih mudah untukku membenci

Mereka bilang,
Jangan sampai Aku menulis lagi tentangmu
Karna nanti kertasku hanya akan penuh,
dengan semua ungkapan-ungkapan patah hati



Tapi Aku tidak benci


Aku tidak patah hati



Karena kemarin,
bukan itu yang Kau ajarkan padaku


tapi sebuah penerimaan


Kedewasaan


Di tengah kebahagiaan waktu itu,
Kau pernah menjadi alasanku,
menangis sejadi-jadinya


Namun,
Ketika Kau melangkahkan kakimu keluar pintu,
tak ada sedikitpun genangan air di mataku



Semua sudah kering



Semua sudah habis


Setelah kuselesaikan itu,
Ku rasakan bagaimana segala yang Kau lakukan untukku,
adalah kesengajaanmu agar Aku belajar
agar Aku memahami,
Bahwa tak selamanya yang kulihat dan kurasakan adalah benar

Bahwa ada arti di balik arti,

Ada maksud yang sebenarnya bukan bermakna seperti itu saja


Hebatnya Kau,
masih saja membuatku tidak percaya,
dengan apa yang sudah Kau lakukan
di hari-hari sebelum kemarin



Ketika masih bisa kurasakan benar,
bagaimana dunia ini diputar balikan dengan cepat


Bahkan sebelum Aku selesai berkedip






/bellavir/

Comments

Popular Posts