Kota Kecil yang Menyakiti
Ini kota kecil,
Dimana sebenarnya kau hanya berjalan melingkar dan memutar
Ketika aku berjalan,
Berlari kecil,
Mengejarmu,
Sesungguhnya aku pun membodohi diri karna turut melingkari kota ini
Semakin kukejar, kau semakin jauh
Haruskah aku berhenti?
Haruskah aku berdiam diri,
Bersandar pada dinding bangunan tua,
Saksi bisu saat ku layangkan telapak tanganku pada pipimu,
Menunggumu sampai lagi pada titik itu?
Maaf,
Hajarlah aku,
Sakiti saja,
Karena aku tidak mampu membedakan cinta dan rasa sakit dengan baik,
Sehingga ketika ku menyakitimu, ku kira aku melakukan hal yang benar
Ku kira aku berhasil membuktikan padamu bahwa aku cinta,
Bahwa aku ingin kau tinggal disini
Tapi aku keliru, apa aku keliru?
Dan pada kota kecil ini, kembalilah lagi ke tempat dimana kau pernah begitu terkejut dan terlukai,
Datanglah lagi,
Hajarlah aku,
Sakiti saja,
Agar aku tahu kau juga mencintaiku,
Agar aku tahu rasa dicintai dengan disakiti
/bellavir/
Dimana sebenarnya kau hanya berjalan melingkar dan memutar
Ketika aku berjalan,
Berlari kecil,
Mengejarmu,
Sesungguhnya aku pun membodohi diri karna turut melingkari kota ini
Semakin kukejar, kau semakin jauh
Haruskah aku berhenti?
Haruskah aku berdiam diri,
Bersandar pada dinding bangunan tua,
Saksi bisu saat ku layangkan telapak tanganku pada pipimu,
Menunggumu sampai lagi pada titik itu?
Maaf,
Hajarlah aku,
Sakiti saja,
Karena aku tidak mampu membedakan cinta dan rasa sakit dengan baik,
Sehingga ketika ku menyakitimu, ku kira aku melakukan hal yang benar
Ku kira aku berhasil membuktikan padamu bahwa aku cinta,
Bahwa aku ingin kau tinggal disini
Tapi aku keliru, apa aku keliru?
Dan pada kota kecil ini, kembalilah lagi ke tempat dimana kau pernah begitu terkejut dan terlukai,
Datanglah lagi,
Hajarlah aku,
Sakiti saja,
Agar aku tahu kau juga mencintaiku,
Agar aku tahu rasa dicintai dengan disakiti
/bellavir/
Comments
Post a Comment