Kecil dan Ketakutan
Ada hati kecil yang ketakutan
tidak tahu kisah apa lagi yang menanti untuk mengajarinya hal yang dapat menggetarkan dunianya
namun ia tetap melangkahkan kaki dengan cepat
seirama dengan detak jantung yang mengetuk-ngetuk dadanya
lalu,
di sanalah kau,
si pemilik senyum yang memadamkan segala kegelisahan yang berapi-api
kata yang bersuara, bukanlah keahliannya
namun kau mengisi segala kekosongan yang menjadi lukanya
sebuah bentuk keseimbangan, sebuah bentuk pelengkapan
dan pada detik kesekian,
mata, telinga, dan hatinya bekerja bersama-sama
menaruh alam semesta hingga berpusat padamu
membaca segala pergerakan yang kini menjadi hal yang penting untuknya
tapi senyummu,
adalah bagian yang paling ia sukai
percayalah,
ia tidak jatuh cinta
namun segala lembaran cerita membuatnya merasa aman
tidakkah itu yang terpenting untuk hati kecil sepertinya?
/bellavir/
Comments
Post a Comment