#SuratCinta - Kau Tidak Tahu.




1.  Langkah kaki bergerak cepat membawaku kepada kebenaran, kukira. Detak jantung seakan akan keluar dari dada beberapa waktu lagi.


2. Lalu, duduk di atas roda dan di bawah rintikan air hujan. Tidak menyadari bahwa kenyataan saat itu akan berubah menjadi kebencian yang amat sangat ingin kubakar adanya.


3. Aku tiba lebih awal. Menunduk dalam gelisah di bawah lampu yang redup, cukup terang untuk hati yang tenggelam dalam kegelapan. Hanya menoleh menatap keadaan sesekali, seperti saat kopi pahit diantarkan ke atas mejaku, misalnya.


4. Seribu sembilan ratus dua puluh detik setelahnya, kau datang terbalut hitam dan entah apa isi hatimu.


5. Kebenaran terbuka. Katamu, aku harus terus menjalani pilihanku. Katamu, aku sudah memilih. Katamu.. katamu.. itu hanya katamu. Kau tak sedikit pun mengetahui siapa yang sebenarnya kupilih di atas segalanya.


6. Aku memilihmu. Tapi kau tidak tahu. Tidak pernah.


7. Hatiku tumpah ruah tak terhentikan. Masih saja kuberusaha menampungnya dengan kekuatan yang tak seberapa. Aku membisu. Ada air menggenang di pelupuk mata dan sesak di dada.


8. Kau dan aku sudah selesai. Matahari baru saja  meninggalkan sisi bumi ini. Kau kira, kini sudah saatnya untukmu pergi.


9. Tapi tunggu, tunggu. Jangan.


10. Kau pergi. Sungguh.


11. Aku berbalik berjalan berlawanan. Menghubungi seorang teman melalui telepon genggam dengan tangan dan suara bergetar. Menangis.


12. Dalam sepersekian waktu itu, penyesalan tidak pernah menyekapku begitu lama hingga membuat nafasku seperti digenggam kuat di atas kepala. Aku memukulnya beberapa kali. Meringis. Tak bersuara.


13. Tolong kembali.


14. Aku benar-benar memintamu.




/bellavir/




Comments

Popular Posts