Samudra yang Lain
Bawalah bulan kemari
tepat diatas padang rumput yang hijau
saat kau berbaring dibawah sinar mentari
lalu kita akan menari dalam kegelapan
mengejar arus sungai,
sambil bertanya tanya kemana mereka akan pergi
untuk hati yang selalu membutuhkan tempat,
tak perlu lagi kau khawatirkan
kita selalu punya cara sendiri
untuk menutupi segala kesederhanaan ini
sehingga,
kau akan lihat lagi dirimu dibawah selimut,
tepat dibawah naungan bintang
lalu,
di pagi hari setelahnya
seperti layaknya sungai yang mengalir semalam
kita akan menemukan jejak kaki kita di tepi laut
namun mungkin,
bisa saja setelah itu kita terbawa ombak
lalu berpisah ke samudra yang berbeda
kemudian,
kau akan menemukan jati dirimu,
begitu juga aku
setidaknya,
saat itu kau akan mereasa menjadi dirimu
dan,
akhirnya,
begitu juga aku
/bellavir/
Comments
Post a Comment