Tujuh Ratus Tiga Puluh

Apa kabar,
hai kau yang ku harap baik-baik saja?
Sesuatu membawaku kembali,
Berjalan mundur,
Bahkan terasa menyeret nyeret,
Tak ingin, tapi apa daya

Shaun,
Begitu kah dulu kau ku panggil?

Ini sudah hari yang ke sekian sejak aku berjalan mundur,
Dan sudah hari ke sekian kau berjalan menjauh


Aku masih ingat, Shaun.


Kicauan mu yang membuat ku gila,
Rambut ikal,
Alunan nada piano yang sengaja kau mainkan untuk seulas senyumku di hari Rabu,
Kertas hati,
London,
Foto pertama dan terakhir,
Petikan gitar,
Rekaman suara,
Hai musisi terbaik, ingatkah?

Maaf,
Karena Aku terlalu jujur,
Terlalu senang, kemudian berubah jenuh
Maaf,
Karena menyinyiakan kesempatan terakhirku malam itu,
Maaf,
Karena pergi dan kini merindukan

Aku memang seperti tidak tahu diri,
Karena masih menginginkan mu bernyanyi untukku pukul dua pagi,
Masih ingin melihatmu memainkan nada nada
Masih ingin terbang ke London bersamamu

Ini terasa konyol, Aku tahu,
Tapi Aku tidak peduli

Ku dengar kabarmu baik,
Kuharap begitu,
Sangat berharap seperti itu,

Sampai jumpa di lain waktu,
Ketika Aku sudah cukup baik,
untuk bertemu kau yang kukira sudah lebih dari 730 hari,
masih memiliki ruang di hidupku,
Berjaga-jaga,
Saat suatu hari kau kembali pulang


/bellavir/

Comments

Popular Posts